News

Ngamuk di Ruang Publik, Diky Candra Sebut Ajudan Viman jadi Sumber Miskomunikasi

×

Ngamuk di Ruang Publik, Diky Candra Sebut Ajudan Viman jadi Sumber Miskomunikasi

Sebarkan artikel ini
Ngamuk di Ruang Publik, Diky Candra Sebut Ajudan Viman jadi Sumber Miskomunikasi
Ngamuk di Ruang Publik, Diky Candra Sebut Ajudan Viman jadi Sumber Miskomunikasi

Tasikmalaya, desak.id – Di ruang publik, amarah Wakil Walikota Tasikmalaya, Rd Diky Candra akhirnya meledak.

Dihadapan awak media, Diky Candra, mengaku kecewa akan pola komunikasi di internal Pemerintah Kota Tasikmalaya, terutama terkait informasi yang disampaikan ajudan walikota.

Kemarahan Diky dipicu kabar bahwa dirinya disebut bisa menghadiri agenda lain di waktu yang sama. Ia merasa informasi tersebut tidak pernah dikonfirmasi langsung kepadanya.

“Saya kecewa karena saya dapat informasi katanya dari ajudan wali kota bisa datang ke acara yang lain. Gak mungkin lah badan saya hanya satu,” keluh Diky kepada wartawan.

Diky mengatakan, kekeliruan komunikasi itu bukan sekadar persoalan teknis.

Hal tersebut, terang Diky bisa berdampak negatif terhadap nama baiknya dan juga bakal menimbulkan harapan yang tidak terpenuhi di tengah masyarakat.

“Saya juga minta kepada media bantu saya, saya juga kerja. Banyak acara juga, hari ini,” ujarnya.

Diky menegaskan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara langsung di Balai Kota. Ia menyebut ada pola sistem komunikasi internal yang keliru dan perlu dibenahi.

“Jujur saya agak marah. Saya akan ke kantor, akan menindak pola sistem yang salah di internal yang merugikan nama baik saya dan yang lainnya,” ucapnya tegas.

Lebih lanjut, Diky menyoroti dampak yang dirasakan masyarakat akibat miskomunikasi tersebut.

Ia menegaskan, warga tidak boleh diberi harapan tanpa kepastian kehadiran pejabat publik.

“Masyarakat tidak bisa di-PHP-kan seperti ini. Kemarin masyarakat ada yang berharap bapak wakil mau datang, sedangkan saya baru tahu tadi pagi. Ini jelas tidak bisa dibiarkan. Hari ini saya mau jalan, saya harus tegor. Mau gimana, terserah,” pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *